Example 728x250 Example 728x250

Pedagang Kaki Lima di Jalan Ngurah Rai Siap Direlokasi dan Taati Aturan Pemkab Jembrana

SUARAIKAWANGI, Jembrana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana telah menyiapkan lahan bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya penataan kawasan kota yang tertib. Sejumlah PKL yang berada pinggir Jalan Ngurah Rai sekitar Lapangan Dauhwaru, Kabupaten Jembrana, menyatakan siap pindah dan menempati lokasi baru yang telah disediakan tersebut.

Diketahui lahan tersebut merupakan milik Kementerian Keuangan yang telah difalisitasi dengan Perjanjian Pinjam Pakai antar Kemenkeu dan Pemkab Jembrana. Lahan tersebut masih berada di area sekitaran para PKL berjualan sebelumnya. Ada dua lahan yang disiapkan Pemkab Jembrana untuk relokasi, selain tanah milik Kementerian Keuangan, satu lagi di sisi baratnya milik Pemprov Bali.

Kesiapan pedagang tersebut disampaikan saat dialog bersama Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau lahan relokasi tersebut, Senin (5/1/2025). Para PKL menilai langkah tersebut sebagai solusi yang saling menguntungkan, baik bagi pedagang maupun pemerintah, khususnya dalam menjaga ketertiban lalu lintas di areal tersebut.

“Pada prinsipnya kami siap pindah, tempatnya juga tidak jauh, di sebrangnya,” ujar salah satu pedagang.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan bahwa Pemda memastikan lahan relokasi telah disiapkan dengan mempertimbangkan aksesibilitas, kenyamanan, serta potensi ekonomi bagi pedagang, selain itu, pemerintah juga berkomitmen menyediakan sarana pendukung seperti penerangan, air bersih, dan pengelolaan kebersihan. “Kebijakan relokasi ini diharapkan dapat menciptakan ketertiban kota tanpa mematikan mata pencaharian para PKL,” ungkapnya.

Disamping meninjau lahan relokasi PKL, Bupati Kembang juga meninjau perbaikan fasilitas publik lainnya seperti fasilitas jogging track dan lainnya, yang berada di areal Gedung Ir. Soeakrno. “Selama ini banyak masukan dari warga, terkait fasilitas joging track yang rusak, khususnya pembatas antar track dan kolam, nah itu sekarang sudah kita perbaiki, termasuk pembatas yang di dalam juga sudah kita perbaiki semua. Selain itu, juga penataaan wajah depan areal Kebun Raya Jembrana, khususnya pada tulisannya agar diperjelas, sehingga memudahkan warga saat melihat tulisan Kebun Raya Jembrana,” pungkasnya. (Red)

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomer 40 tahun1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui Email: Redaksi@suaraikawangi@gmail.com. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *